News Stay Update With Us

...
Rafli Daffa Falih Adilah

1 month ago | Category : News

Danantara Telah Diresmikan, Simak Beberapa Dampak yang Terjadi pada Industri Logistik

News

Jakarta, UGC Logistics, 25/02/2025 - Pada 24 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), sebuah lembaga pengelola investasi yang bertujuan mengoptimalkan aset negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pembentukan Danantara ini diproyeksikan akan membawa dampak signifikan pada berbagai sektor, termasuk industri logistik yang mencakup ekspor, impor, domestik, freight forwarding, jasa pengiriman barang, dan jasa cargo.

Apa Itu Danantara?

Danantara adalah badan pengelola investasi yang dibentuk untuk mengonsolidasikan dan mengoptimalkan aset negara melalui investasi strategis. Lembaga ini mengelola aset dari beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) besar, seperti PT Pertamina, PT PLN, PT Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia, PT Bank Negara Indonesia, PT Telkom Indonesia, dan MIND ID. Total aset yang dikelola Danantara diproyeksikan mencapai lebih dari Rp14.710 triliun (sekitar US$900 miliar). 

Dampak Danantara terhadap Industri Logistik

Pembentukan Danantara diharapkan membawa sejumlah dampak positif bagi industri logistik di Indonesia:

1. Peningkatan Investasi dalam Infrastruktur Logistik

Dengan pengelolaan aset yang lebih terfokus, Danantara dapat mengalokasikan dana untuk pengembangan infrastruktur logistik, seperti pelabuhan, bandara, dan jaringan transportasi darat. Investasi ini akan mempercepat arus ekspor dan impor, serta meningkatkan efisiensi distribusi domestik.

2. Penguatan Sektor Freight Forwarding dan Jasa Pengiriman Barang

Melalui konsolidasi aset dan investasi strategis, Danantara dapat mendorong modernisasi dan digitalisasi layanan freight forwarding dan jasa pengiriman barang. Hal ini akan meningkatkan daya saing penyedia layanan logistik nasional di pasar global.

3. Efisiensi Biaya Operasional

Investasi dalam teknologi dan infrastruktur oleh Danantara dapat mengurangi biaya operasional dalam rantai pasok. Efisiensi ini akan berdampak pada penurunan biaya jasa cargo, sehingga lebih terjangkau bagi pelaku usaha.

4. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

Danantara berpotensi menginisiasi program pelatihan dan pengembangan bagi tenaga kerja di sektor logistik. Dengan sumber daya manusia yang lebih kompeten, kualitas layanan logistik akan meningkat, mendukung pertumbuhan ekspor dan impor.


Peresmian Danantara sebagai badan pengelola investasi negara membawa harapan baru bagi industri logistik Indonesia. Melalui pengelolaan aset yang optimal dan investasi strategis, Danantara diharapkan dapat memperkuat infrastruktur, meningkatkan efisiensi, dan mendorong pertumbuhan sektor logistik, termasuk layanan freight forwarding, jasa pengiriman barang, dan jasa cargo.

Dengan demikian, pelaku industri logistik perlu mempersiapkan diri untuk memanfaatkan peluang yang muncul seiring dengan transformasi yang dibawa oleh Danantara.