News Stay Update With Us

...
Rafli Daffa Falih Adilah

1 month ago | Category : News

Peluang dalam Dunia Logistik Makin Besar, Biaya Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) Bakal Makin Murah

News

Jakarta, UGC Logistics, 06/02/2025,  Industri logistik, ekspor, impor, freight forwarding, dan jasa pengiriman barang terus mengalami perkembangan pesat seiring dengan kemajuan teknologi. Salah satu inovasi yang kini mulai diadopsi dalam sektor ini adalah Kecerdasan Buatan (AI). Awalnya, implementasi AI dalam logistik dianggap mahal dan sulit dijangkau, tetapi tren terbaru menunjukkan bahwa biaya teknologi AI semakin menurun, membuka peluang lebih besar bagi perusahaan logistik untuk mengoptimalkan operasional mereka. 
 
AI dalam Logistik: Efisiensi dan Percepatan Pengiriman

Dengan meningkatnya volume perdagangan global, terutama dalam layanan ekspor, impor, dan cargo, AI memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, serta mempercepat proses pengiriman. Beberapa manfaat AI dalam logistik meliputi:
Optimasi Rute Pengiriman → AI membantu menemukan rute tercepat dan paling efisien untuk pengiriman barang, mengurangi biaya bahan bakar dan waktu perjalanan.
Manajemen Gudang Cerdas → AI memungkinkan otomatisasi penyimpanan dan pengambilan barang di gudang, meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan stok.
Prediksi Permintaan dan Stok → Dengan analisis data yang akurat, AI dapat memprediksi permintaan pasar dan membantu perusahaan menyesuaikan kapasitas pengiriman.
Pelacakan Real-Time → AI memungkinkan pelanggan dan perusahaan logistik untuk memantau status pengiriman secara langsung dengan akurasi tinggi.

Akankah AI Menjadi Lebih Murah?

Perkembangan teknologi biasanya diiringi dengan penurunan biaya produksi, termasuk dalam bidang AI. Saat ini, banyak perusahaan besar yang berlomba-lomba mengembangkan AI dengan biaya lebih rendah, yang pada akhirnya akan membuat teknologi ini semakin terjangkau bagi pelaku bisnis, termasuk dalam sektor freight forwarding dan jasa cargo.

Beberapa faktor yang membuat biaya AI semakin murah:
Perkembangan Infrastruktur Cloud Computing → Penyedia layanan cloud seperti AWS, Google Cloud, dan Azure menawarkan solusi AI berbasis cloud dengan biaya lebih rendah dibandingkan pengembangan AI dari nol.
Open-Source AI → Banyak perusahaan dan komunitas telah mengembangkan algoritma AI open-source yang dapat digunakan secara gratis atau dengan biaya minim.
Peningkatan Produksi Hardware AI → Semakin banyak perusahaan yang memproduksi chip AI dengan harga lebih kompetitif, menurunkan biaya perangkat keras yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem AI.

Apakah Kecerdasan Buatan Lebih Mahal Dibandingkan dengan Kecerdasan Alami?

AI memang membutuhkan investasi awal yang cukup besar dalam pengembangan dan implementasi, tetapi dalam jangka panjang, AI dapat mengurangi biaya operasional secara signifikan. Dibandingkan dengan tenaga kerja manusia yang membutuhkan pelatihan, gaji, dan tunjangan, AI dapat bekerja 24/7 tanpa kelelahan dan dengan tingkat akurasi tinggi.

Namun, ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan:
Biaya Implementasi Awal → Memasang sistem AI di sektor logistik memerlukan investasi awal, tetapi dapat menghemat biaya operasional dalam jangka panjang.
Kemampuan Beradaptasi → AI tidak memiliki intuisi dan kreativitas seperti manusia, sehingga masih diperlukan tenaga kerja manusia untuk menangani situasi yang kompleks dan tidak terduga.

Masa Depan AI dalam Logistik

Dengan semakin murahnya teknologi AI, semakin banyak perusahaan di bidang freight forwarding, jasa cargo, dan pengiriman domestik yang akan mengadopsinya untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. AI tidak hanya akan mengoptimalkan operasional tetapi juga meningkatkan pengalaman pelanggan dalam melacak dan menerima barang dengan lebih cepat dan akurat.

Saat ini adalah waktu yang tepat bagi bisnis logistik untuk mulai berinvestasi dalam AI, karena dalam beberapa tahun ke depan, teknologi ini akan menjadi standar dalam industri ekspor, impor, dan jasa pengiriman barang